DIALEKSIS.COM | Jakarta - Penguatan Moderasi Beragama dan bela negara berlangsung semarak di Perguruan Tinggi Umum (PTU). Ini ditandai dengan digelarnya berbagai kegiatan dalam rangka penguatan moderasi beragama dan bela negara, hasil kerja sama Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan PTU.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) dan Atase Agama Kedutaan Besar Turki di Indonesia membahas peluang kerja sama dalam program pengiriman qari/qariah serta pengembangan Kampung Moderasi Beragama
DIALEKSIS.COM | Sabang - Kantor Kementerian Agama Kota Sabang melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan kegiatan Dialog Lintas Agama dan Organisasi Masyarakat dalam rangka Pengembangan Kampung Moderasi Beragama, Sabtu (24/8/2024).
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Paus Fransiskus akan berkunjung ke Indonesia pada 3 September 2024.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Agama akan melatih ratusan penyuluh agama untuk mempercepat rintisan Kampung Moderasi Beragama (KMB) di seluruh Indonesia.
DIALEKSIS.COM | Makassar - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan belakangan ini sering muncul fenomena terjadinya pergeseran makna agama di tengah masyarakat.
DIALEKSIS.COM | Jantho - Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas) Islam, Ustaz H Akhyar SAg MAg mengatakan Penyuluh Agama Islam merupakan garda terdepan Kementerian Agama (Kemenag) yang menyampaikan pesan negara dengan bahasa agama, termasuk bersikap moderat dalam beragama.
DIALEKSIS.COM | Sigli - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengharapkan Penyuluh Agama Islam untuk senantiasa merawat moderasi beragama dalam bertugas.
DIALEKSIS.COM | Kutacane - Moderasi Beragama merupakan suatu keniscayaan di era modern sekarang ini. Di tengah pluralitas agama dan budaya, dengan Moderasi Beragama kita dapat memposisikan diri di tengah-tengah perbedaan.
DIALEKSIS.COM | Bireuen - Dalam memahami moderasi beragama, maka hendaknya beragamalah dengan paham wasathaniyah (mengambil jalan tengah) yang memang dari zaman dulu sudah dilakukan oleh orang tua ketika menghadapi suatu permasalahan dalam kehidupan beragama di masyarakat luas.